About karsadiguna

i'm a blogger

TARAWIH 1000 TAHUN

selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang sedang menjalankan dan selamat berbuka bagi yang sedang berbuka dan bersabarlah bagi yang sedang kegep buka puasa sebelum jamnya dan yuk cobain puasa bagi yang tidak menjalankannya :D

ini adalah sebuah cerita mengenai remaja yang memiliki pikiran yang tidak bisa diam memasuki kegiatan yang mengharuskan dia untuk mengosongkan pikiran dan konsentrasi, yaitu sholat/salat/solat/shalat. Bulan Ramadhan selain berarti puasa juga berarti tarawih (tarawih adalah sholat sunnah setelah sholat isya yang bisa didirikan secara berjamaah ataupun sendirian, bagi kalian yang ga tau) yang paling sering didirikan secara berjamaan di mesjid mesjid terdekat. umumnya sholat ini sebanyak 8 rakaat tapi di beberapa mesjid mencapai 20 rakat, ditambah 3 rakaat sholat witir. Di dekat rumah gua tidak ada mesjid dan yang paling dekat jaraknya sekitar 200-300m yaitu mesjid An-Nur Pramita. Biasanya tarawih disini memang lama karena ada dakwahnya terlebih dulu tapi sekarang yang membuatnya lama adalah imamnya yang sepertinya berencana untuk menghabiskan seluruh 30 juz itu dalam sebulan ini. artinya apa ? artinya dia baca surat yang panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang setelah surat Al-Fatihah. Masa-masa awal, gua ga bisa terima dia baca surat panjang yang panjangnya itu minta ampun. Selalu ada pikirian untuk jalan ke depan tempat imam sholat dan teriak “kepanjangan weh ! gilak !” tapi gua sadar kalo itu hanya bikin gua masuk neraka tanpa ditimbang dulu. sesi-sesi tarawih bersurat panjang terus gua jalani dan sering juga gua bosen nunggu kelarnya. Akhirnya jalan terakhir adalah membiarkan pikiran gua menerawang PADAHAL kalo sholat itu pikirian harus fokus atau ngga kosong aja nunggu imam selesai baca suratnya. TAPI karena baca suratnya lama, pikiran gua sampe bisa menerawang sampe ke fantasi terliar gua. sungguh hina sekali. pikiran gua ya bukan imamnya. Jadi berapa banyak dari kita yang berharap membawa sebuah revolver dan menembak kepala imam saat sedang sujud karena terlalu lama memimpin sholat ? eh ?

 

Dalang

Waktu kecil gua adalah anak yang pendiem, pemalu, dan juga sangat deantologist. Buat yang ga tau artinya deantologist, artinya bukan ketombe atau ahli kosmetika kulit kepala ya tapi deantologist itu artinya orang yang berpegan teguh sama apa yang baik meskipun itu ga bikin semuanya senang. Waktu kecil gua dihabiskan dengan bangun tidur dengan teriakan mba yanti (the houskeeper) untuk cepat bangun dan berangkat sekolah di TK apa-gitu-gua-lupa di dekat sungai Kalimalang. Gua yang sering males bangun selalu menjawab “bikinin susu doloooo”, tentu saja ini hanya siasat supaya bisa tidur lebih lama lagi. Mba yanti membalas teriakan itu dengan “udah tuh mas arsaaaaa bangoooon !!”. gua udah ga ada alasan lagi untuk tidur lebih lama, akhirnya gua jalan ke meja makan dengan langkah yang ga lebih dari 10cm. gua ga jalan pake kaki tapi jalan pake jari kaki. ciprit ciprit sekali jalannya waktu itu dan ,sekali lagi, itu adalah alasan supaya makin lama berangkat sekolahnya. Waktu jalan itu aja gua masih merem sambil berusaha ketiduran di jalan. Setelah minum susu (dulu paling sering minum susu yang dicampur antara dancow dan milo dengan perbandingan setengah takaran masing masing merek) gua langsung mandi dengan malas. Sebetulnya gua lupa sih itu dimandiin atau mandi sendiri, yang jelas gua mandi. Selama hampir 2 tahun TK, hampir setiap hari gua telat. Sebenarnya gua waktu itu ga ngerti konsep telat itu seperti apa, yang cukup gua ketahui adalah gua datengnya pagi dan pulangnya agak siang. udah sebatas itu aja, dateng jam berapa ga ngerti deh. Baru sekitar menginjak usia sedikit agak dewasa gua sadar, ternyata gua setiap hari telat. Kenapa gua bisa mikir kayak gitu ? karena waktu gua dateng jam setengah 7 atau jam 7 gitu, guru gua bilang “nah gitu dong karsa dateng pagi, bagus bagus”. berarti kan gua biasanya dateng siang. kayaknya sih gua udah bakat telat semenjak gua TK ini. Pernah gua baru make rompi waktu lagi upacara dan yang gua inget cuma itu aja. gua 2 tahun TK yang gua inget upacara cuma yang gua telat dan pake rompi di barisan.

Saat gua sedang ada break atau apa gitu gua lupa, di lapangan TK gua itu banyak bekicot. gua bertanya “benda aneh apa ini” dalam kepala dan dengan riang gembira gua menginjaknya satu persatu dengan berbagai variasi lompatan. Ada yang melompat dengan satu kaki, ada juga yang langsung menginjak tanpa ampun. Setelah itu gua yakin afiliasi bekicot dunia memantrai gua supaya geli sama bangsa mereka dan akhirnya sampe sekarang gua geli sama bekicot. karma itu berlaku juga dari hewan ternyata ya. Masa-masa TK adalah masa-masa surga dari perjalanan hidup setiap insan manusia. Pelajarannya sedikit dan juga pulangnya cepat. Adalah wajar apabila anak seusia TK itu dijemput pulang oleh ibu atau houskeepernya (gua sengaja menghindari kata pembantu supaya ga keliatan merendahakan) tepat atau bahkan sebelum jam pulang. Gua juga biasanya dijemput oleh the housekeeper gua si mba yanti itu, tapi entah ada tawuran dimana, dia ga jemput gua… itu berat buat gua sebagai anak TK yang masih lugu dan imut waktu itu (serius). Akhirnya yang bisa gua lakukan adalah berdiri di pinggir jalan untuk menyebrang, tapi gua ga bisa nyebrang. Anak TK ga bisa nyebrang ya wajar dong, kalo pemuda gagah ga bisa nyebrang baru malu maluin. Ga lama abis itu ada segerombolan ibu-ibu dengan anak-anaknya yang berniat menyebrang. Akhirnya gua sok sok nempel sama mereka supaya ada teman mati bareng atau ditabrak bareng. mungkin gua akan lebih bangga ditabrak dengan kondisi ramean seperti itu daripada gua ditabtak sendirian. gua masih kecil dan badan gua sedikit dibawah rata-rata waktu itu. sampai sekarang pun gua ga inget bagaimana kelanjutan petualangan anak TK yang jidatnya kayak lapangan SD kodam 04 pagi itu setelah berhasil sampai ke seberang. apakah berhasil sampai rumah dengan sendirinya atau ketemu dengan mba yanti ya waktu itu. gua lupa.

Sesampainya di rumah, yang paling menyenangkan dan melegakan adalah membuka sepatu serta kaos kakinya lalu menelusupkan kaki ke bantal-bantal dan guling. adem, empuk, nyaman. tidak lupa juga dengan mandi dan ganti baju lalu main keluar dengan kaos panji manusia milenium yang dilengkapi jubah peraknya itu dan make bedak dimuka dengan dihadiahi ucapan dari masong “kampungan lo !”

Posted in Uncategorized | 1 Reply

mindrakced

Saya adalah lelaki yang lahir di tahun 1993, saat itu masih rezim Soeharto. Saya belum tau betul tentang kondisi negara pada saat itu karena ya saya baru lahir. Untuk pipis sendiri saja saya tidak tahu, apalagi dengan apa yang terjadi pada negara ini. Semakin bertambah umur, saya bukan makin sadar akan negara ini seperti apa sejatinya, saya justru melupakan bahwa saya adalah warga negara ini. Di sekolah saya belajar PPKn yang saat itu pertanyaannya hanya sesimpel

1. Apabila Tono menendang ketek ayahnya, apa yang seharusnya kita perbuat ?

Tapi PPKn ga sesimpel itu sampai saya masuk SMP. PPKn selalu menjadi mata pelajaran yang tidak pernah saya lulusi, selain mata pelajaran yang berhubungan dengan IPA tentunya. Sampai SMA pun saya tetap tidak pernah lulus dalam pelajaran ini. Sekarang saya sadar, kalau saya yang katanya termasuk generasi muda yang mana katanya merupakan calon pemimpin bangsa ini tidak mengetahui benar ajaran dari PPKn, maka apa gunanya saya ? KTP saja bikinnya nitip supir, SIM A dan C beli di tukang parkir polres, lulus UN dengan 70% menggunakan pilihan bantuan, kembalian uang belanjaan yang diberika oleh orang tua pernah saya korup untuk uang jajan, pernah berusaha untuk nitip absen kepada teman kuliah, mau jadi apa saya ?

Sekarang saya masuk ke fakultas hukum dan mempelajari hukum (iyalah menurut loh ?) sebagai fokusnya. Dulu saya berpendapat bahwa hukum adalah pilihan jurusan yang mainstream dan saya tidak mau tergabung dalam arus itu. Perkataan mamah saat sedang makan malam pun menjadi alasan saya masuk ke fakultas hukum, perkataan itu adalah:

“cowo itu harus masuk yang menantang, hukum tuh.”

Semenjak itu saya tau saya harus kemana, ke hukum lah saya akan mendedikasikan kebodohan saya nantinya. Di fakultas hukum ini saya banyak melihat orang-orang yang luwes sekali berargumen, saya kagum dengan mereka, makan apa kok bisa sampe luwes begitu ? kami makannya sama sama di burjo palingan tapi kenapa ada perbedaan antara saya dengan mereka ? akhirnya saya tau jawabannya sekarang melalui menulis blog ini. Hal yang membedakan saya dengan mereka adalah bukan kepintaran atau kerajinan (saya rajin loh !), yang membedakan antara saya dengan mereka adalah kemampuan mengendalikan pusat pikiran dan konsist mempertahankan pikiran yang sudah terpusat itu. Hal itu yang sejak lahir tidak bisa saya lakukan, lalu akan menjadi mahasiswa hukum seperti apakah saya kedepannya ? ayo bisa loh di polling.

Klappertaart dalam dimensi abstrak substansial.

gue duduk di kursi depan rumah bersama satu cup klappertaart yang diberikan oleh tetangga gue yang bernama tante sodikoh. Namanya memang aneh, tapi gue suka sekali ada dia di lingkungan perumahan kami. Makanannya banyak ! gue ga pernah kehabisan stok klappertaart setiap harinya karena ulah si tante sodikoh ini. gue curiga dia itu punya pasar gelap klappertaart dibawah rumahnya. Waktu itu gue duduk di sore hari yang ceria dan cukup menyenangkan. Gue merasa apa yang gue liat itu efek photoshop, padahal ini nyata lho. Gue tercengang, kalo begini berarti berapa juta megapixel ya mata kita itu ? tapi setinggi-tingginya jumlah pixelnya, tetap saja ga bisa optical zoom. Jadi ya… sabar aja ya.

Gue memiliki kebiasaan makan klappertaart dengan mengelupas kulit luarnya terlebih dahulu sehingga menampilkan dagingnya yang berisi kelapa muda ini. Lembut di mulut seperti agar-agar yang biasa gue dapet dari abang-abang yang keliling di komplek gue dulu. Kita bayar 500 rupiah ke bapak itu untuk menembak nomer yang sesuai dengan pilihan kita, kalo kena kita bisa dapet mainan. Sayangnya gue ga pernah bisa menangin jadi dapetnya selalu agar-agar itu dan agar-agarnya itu hambar. Tidak berasa, tidak berbau, tapi berawarna merah. Gue curiga airnya itu air bekas cuci tempat agar-agar itu. Jadi klappertaart itu setelah terkelupas kulitnya, gue ambil dagingnya dan gue telan semua krim-nya terlebih dahulu baru mengunyah kelapa muda itu dengan gigi seri, bukan gigi graham. Bukankah kita tidak ingin bagian ternikmat dalam hidup habis dengan cepat ? begitu juga dengan kelapa muda dalam setiap klappertaart. Kita usahakan awet selama mungkin, hingga kemudian basi dan kita pun menyesal. Hidup juga seperti itu, kesempatan baik yang dibuang dengan alasan “nanti aja deh”, “yah gua lagi ga butuh, nanti aja”, “gua mules nih, next time gua telpon ya” pastinya tidak akan kembali lagi. Gue percaya banget sama omongan orang yang seperti itu. waktu itu.

Kesempatan itu seperti kelapa muda dalam klappertaart, banyak. Kehidupan adalah keseluruhan dari semangkuk klappertaart itu. Permasalahan dan tantangan adalah krim-krim yang menyelubungi kelapa muda tersebut. Lalu bagaimana dengan kulit luar, keju, dan kismisnya ? ah mereka hanya cameo. Kesempatan bertebaran di muka kehidupan manusia ini, kita tidak bisa berpatokan bahwa kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya. Memang ada kemungkinan demikian, tetapi yang tidak mungkin datang untuk kedua kalinya adalah kesempatan yang sama persis. Sebuah kesempatan yang tidak sama, lebih baik, atau pun lebih buruk selalu datang menyambangi anda anda semua dimana pun anda berada baik di mcD cimone, KFC kisamaun, AW supermall karawaci, sampai warung tenda Hollywood yogyakarta pun juga kebagian. Gue ga perlu kan kasih contoh ? biar lah omongan gue ini mengendap seperti krim-krim klappertaart di otak anda anda semuanya dan membangun sedimentasi kesadaran yang suatu saat akan menyeruak akibat erosi kenyataan di alam raya kesadaran otak anda :D

dan…… itu ceritanya bukan gua, Karsa Adiguna, yang nulis ya. Gua mana bisa nulis yang waras kayak gitu. Ayo makan Klappertaart sambil dengerin lagu Yogyakarta dari Kla Project di depan rumah masing-masing !

Hati wanita itu sedalam lautan, bung!

saya pernah mendengan tentang ini dari siapa gitu ya… saya lupa tetapi yang jelas bukan secara gamblang ada di film Titanic. Saya menemukan quote yang ada di Titanic itu menyebutkan “women’s heart is a deep ocean of secrets” yang mana menurut interpretasi gramatikal itu artinya “hati wanita itu kayak lautan rahasia yang dalam”. Jadi intinya hati wanita itu dalam dan banyak rahasianya, sedangkan yang mau saya uraikan disini bukan quote itu tapi quote yang ada di judul itu tuch. may we proceed, my delightful readers ? (if any)

so…. shall we ?

Hati wanita sedalam lautan (ciieeee dalam). Tiba-tiba ditengah perdebatan saya dengan pacar saya tentang tujuan dari kita main, saya terbesit quote tersebut. Saya jadi terhambat pikirannya oleh quote ini, apakah ada hubungannya dengan tugas ilmu negara yang baru saya kerjakan selama berhari-hari itu ? saya rasa tidak ada karena tugas yang saya kerjakan itu tidak menyebutkan tentang wanita sama sekali kecuali ketidakadilan dalam bernegara. Maksudnya adalah sebelum abad XX, wanita tidak diperbolehkan untuk ikut memilih perwakilannya di kursi parlemen, padahal, saat itu demokrasi sedang menggaung di negara itu (kalo ga salah sih Inggris deh). Oleh karena itu konsep demokratis masih diragukan penerapannya pada masa itu. Okay setelah melenceng kita kembali ke jalan yang benar… It just hit me in the head gitu lho. Siapa yang mencetuskan quote ini ? dan apa motifnya ? oleh karenanya saya tertabrak hipotesa-hipotesa di beberapa bagian otak saya. Maka korban dari tabrakan itu adalah sebagai berikut:

  1. Orang yang mencetuskan quote itu adalah orang yang patah hati atau sakit hati atau tersinggung atau sebagainya terhadap wanita yang ia sukai. Oleh karena itu dia mengatakan “hati wanita itu sedalam lautan”, saya membayangkan ada orang yang bertanya kepadanya mengenai quote itu dan saya pun menerka apa jawabannya. jawabannya antar lain:
    • Hati wanita itu sedalam lautan, artinya hati wanita itu dingin.
    • Hati wanita itu sedalam lautan, artinya hati wanita itu gelap.
    • Hati wanita itu sedalam lautan, artinya hati wanita itu tidak ada oksigen.
    • Hati wanita itu sedalam lautan, artinya tekanan di dalamnya dapat memecahkan rongga dada.
    • Hati wanita itu sedalam lautan, artinya banyak keindahan di dalamnya.
    • Hati wanita itu sedalam lautan, artinya keindahannya itu banyak yang berbahaya.

Apabila kita mendapati orang ini bermotif demikian, maka terang saja dia merasa hatinya perempuan itu lebih unpredictable dari balapan F1 yang tim-nya ferari dan pembalapnya adalah Schumi semuanya. serta lebih berbahaya daripada menaiki banteng diatas gedung Burj Al-Arab. The point is women’s heart is a goddamn freezing cold water kalau menurut hipotesa ini. 

hipotesa kedua dibahas di post selanjutnya deh. males nulis lagi nih. Hipotesa kedua kita bahas nanti ya eh atau lebih tepatnya saya bahas nanti ya. 

Emak itu Emak. perempuan itu perempuan.

kalo elo nyakitin perempuan, sama aja kayak elo nyakitin ibu lo

I respectfully disagree with that statement karena secara simpelnya bukan emak lu yang lagi lu sakitin tetapi perempuan yang lain yang lagi lu sakitin. Jangan mentang-mentang kelaminnya sama terus kalo nyakitin perempuan berarti nyakitin emak lu, ga bisa gitu juga. Mari dilihat konteksnya dulu baru bisa ngeluarin statement. Jadi menurut gua statement diatas itu cuma tameng yang dikeluarin untuk melindungi perempuan-perempuan yang memang pantas tersakiti. Jangan tarik emak lu buat melindungi perempuan. Emak lu lebih baik dari perempuan. Lagian kalo nyakitin perempuan itu pasti ada sebabnya (dengan asumsi kalo lu bukan cowo kurang ajar yang doyan nyiksa perempuan) karena ada beberapa wanita yang tidak pantas untuk diperlakukan sama seperti lu memperlakukan emak lu. Ada wanita yang tidak sama seperti emak lu yang memang tidak pantas disakiti. Kalo emak lu sifatnya sama kayak wanita yang lu sakitin, baru lu bisa bilang “gue nyakitin emak gue sendiri”. Mungkin ada juga yang berpendapat kalau wanita itu semuanya sama karena jalan pikirannya mereka sama. well I’m here to tell you, you haven’t understand your mother completely. Tapi kalo lu tetep pengen nyakitin perempuan meskipun sifatnya sama kayak emak lu sendiri, gini nih caranya:

1. Pahamin betul perempuan yang mau lu sakitin

Kalo lu pengen nyakitin perempuan, lu harus tau dulu bagaimana sifat perempuan tersebut. Lu harus pelajari semua apa yang dia ga suka dan apa yang dia suka serta apa yang dia ga perhatikan. Jangan lu cuekin perempuan yang emang maunya dicuekin, atau jangan lu manjain perempuan yang emang maunya dimanjain. Jadi perhatikan sifatnya dengan detail.

2. Perhatikan apakah dia memang pantas untuk merasa tersakiti

Jangan lu sakitin perempuan yang emang ga pantes buat disakitin. contohnya ada perempuan yang selalu baik sama lu dan dia congeknya banyak, jangan lu sakitin dia dengan nambahin jumlah congek dia sama congek lu. Itu bukan nyakitin tapi pembunuhan mental. Sakitin perempuan yang memang pantas disakitin seperti perempuan yang selalu bikin lu tertekan atau perempuan yang doyan nge-bully perempuan yang selalu baik tapi congeknya banyak tadi. Pick your target wisely, young man.

3. Pilih momen yang pas untuk menyakitinya

Misalkan dia adalah perempuan yang sangat mengesalkan dan juga sudah lama menjadi duri di lubang anus lu, maka satu-satunya jalan untuk menyadarkan dia adalah dengan menyakitinya ! karena sakit adalah elemen terpenting supaya manusia ingat jalan yang benar. Lu bisa gunakan rencana jangka panjang yaitu dengan cara gebet dia. Tapi jangan lupakan tujuan awal lu yaitu buat menyakitinya jadi jangan sampe kayak lu di film-film amerika yang niatnya buat nyakitin tapi lu jadi menye-menye akhirnya suka beneran. Inget !! she’s not worth it !! Jadi ya don’s sweat it lah ya. Setelah lu gebet dia selama berbulan bulan, dan selama itu juga dia ga nanggepin lu, pastinya rasa kesal lu makin bertambah dong ? inget baik baik apa yang bikin lu kesel dari dia dan usahakan balikin ke dia. Jangan menyerah dalam usaha mengambil kepercayaan dia. Supaya apa ? supaya elu bisa nyakitin dia. Mari kita asumsikan lu berhasil mendapat kepercayaan dia, atau bahkan dia sampe suka sama lu. Kalo udah sampe taraf situ, langsung tembak jon ! setelah jadian, baik baikin dia di bulan 1-14 lalu sakitin dia selama bulan 14 sampai jangka waktu yang lu tentukan sendiri. Bisa lu sakitin dia buat selama sejam aja, atau bahkan bertahun-tahun, itu terserah lu. Bisa juga kalo lu sendiri yang udah jalan ke arah yang salah, sakitin aja diri lu sendiri biar dapet shock therapy. Hurting is fun (if you’re an asshole) 

4. No regret, only forget

Jared berkata “no no no I will never regret”, nah itu perlu lu terapkan karena kalo lu ada penyesalan berarti lu ga tulus nyakitin dia. Jared juga pernah berkata “no no no I will never forget”, nah itu yang ga perlu atau bahkan haram untuk lu lakukan apabila lu mau nyakitin perempuan. Selalu lupakan kalo lu pernah nyakitin perempuan karena kalo lu inget, ga akan pernah lu bisa lupain. Always forget things you don’t wanna to remember, young man. 

***

upgrade !!

assalamualaikun wr.wb.

Mas uceng, ketua PUKAT korupsi UGM, dalam ceramahnya di ospekgua kemarin berkata tugas mahasiswa adalah membaca, menulis, dan berdebat. ketiga hal ini bisa membuat seorang mahasiswa menjadi mahasiswa unggulan kayaknya nih soalnya dari cara dia ngomong aja udah unggul banget. Gua membaca udah (baca komik) barusan, hmm sekarang berarti tinggal menulis. katanya sih menulis juga ga harus berkaitan dengan pelajaran juga gapapa awalnya, jadi masih tentang yang yaaahh ga penting ga penting aja dulu. kegiatan sehari hari katanya. hmmm ya kegiatan sehari hari gua ya kuliah di universitas yang ya katanya sih bagus. bagus buat orang belom tentu bagus buat gua sih. menurut gua universitas yang bagus itu yang wifinya 7,2Mbps nah itu baru bagus haha maniak wifi. kalo orang orang ngebaca wifi itu adalah wai-fai, gua lebih seneng bacanya wi fi. ini ga lepas dari kebiasaan bapak gua bilangnya bukan wai-fai tapi wi fi. gua juga inget kata kata bu ntin setiap dalam pelajaran bahasa indonesia dulu. beliau berkata bahwa mulai itu tidak dibaca mulay, tapi dibacanya mula-i. huruf i itu harus terasa banget kalo sama bu ntin. bu ntin emang the best teacher in sma 5.

setiap hari sekarang gua belajar hukum dan segala asas dan teori dan ruang lingkup dan sumber-sumbernya. gua juga belajar etika menjadi orang orang hukum gimana. diantara timbunan ilmu ilmu hukum itu, gua kangen matematika jadinya. meskipun gua ini sama sekali ga pinter matematika tapi gua pernah bisa matematika waktu masih kelas 3 SMA di semester 1 dan 2 awal, sedangkan waktu masih kelas 1 dan 2 mati ga bisa apa apa gua. hina hina, hina banget. bisa dibilang gua kangen “bittersweet”nya matematika. bitter saat lu lagi ngerjain dan berusaha ngerti, sweet ketika lu berhasil ngerjainnya. tapi ya di hukum mana ada matematika ? sekalinya ada nanti malah gua yang kelabakan ga ngerti ngerti lagi jadi yaudah deh fokus ke hukum aja. agak pusing sih, apalannya katanya sih banyak tapi untung belom dapet tugas yang bunyinya apal menghapal gitu. ngomong-ngomong, ini kok tampilan wordpress berubah drastis gini sih ? dashboard gua mana ? kagak keliatan langsung gini hadoh bingung jadinya mau ngepost itu lewat yang mana. terus ini tombol draftnya mana ? mau gua save di draft nih wey gila adohhhh.

Anak kos. sebagai anak kos, kita pasti punya permasalahan yang sama (buat beberapa orang sih setidaknya) yaitu masalah penghematan uang. gua ga pernah bisa menghemat uang demi perut. gua kayaknya terlalu royal sama perut gua ini nih. apalagi sama lidah wah kelewatan royalnya. ini mungkin cuma gua yang ngerasain atau emang bener ya, kenapa makanan disini itu rasanya aneh aneh ?? nasi goreng segala rasa saos lah, mie ayam segala rasa cuka lah, bakso ga ada rasanya lah, pangsit goreng rasa keripik nangka lah. apa coba -____- dan makanan yang enak setau gua disini adalah warung tenda hollywood langganan gua setiap malem. gua sering beli disitu tapi baru tau nama itu hollywood juga baru kemaren haha. menu yang biasa gua beli disitu adalah dadar bakar sama nasi dan tempe bakarnya juga. rasanya nampolll !! yah setidaknya mendingan lah. gua pengen cepet cepet pulang dan jajan nasi goreng di perempatan mitra sama bakso roger juga. besok rabu gua akan pulang dan puas puasin makan 2 menu kesukaan gua itu hoorrah !!

kursi

merasuk. udara itu merasuk melalui sela sela kain tipis yang ia kenakan. kain yang ia percaya dapat melindunginya dari segala keduniawian gagal menjunjung kepercayaannya. kain itu terlalu tipis untuk melawan ancaman dari segala penjuru yang ia rasakan sekrang ini. memang, sebuah kain tipis tidak cocok ada di iklim ini. sekarang, dia terhampar dipinggiran kota yang ia sama sekali tidak kenal dan tidak mengetahui adat apa yang berlaku di kota itu. kota itu mati baginya. sedangkan hidupnya hanya ada di kota asalnya. ia bukan orang yang bahagia dengan nasibnya sekarang ini. terbuang dari rumahnya sendiri bukan keinginan dari siapapun yang bernafas di bumi ini. rumahnya kejam. rumahnya keras. rumahnya tidak lagi menginginkan dirinya menginjakkan kakinya, membuang liurnya, dan menangkap badannya diatasnya. rumahnya berkhianat.

 

merasa terasingkan.

kasihan.

mati.

tak berani ia memikirkan mati. hidup saja tak berani apalagi mati. siapa yang akan mengurusi jasadnya. menjual jasadnya kepada fakultas kedokteran atau kepada lab lab biologi ? siapa yang akan menikmati uang hasil jasadnya ? tidak ada. percuma ia mati.

pesan.. ia berharap ada pesan yang terjatuh dari atas kepalanya. ia menunggu ada apapun yang bergerak membawakan pesan apapun yang tidak penting sekalipun. ia hanya menginginkan ada yang ingat kepadanya. kasihan. tidak ada yang ingat kepadanya. hina.

di sebuah kursi kayu berkaki tiga ia menaruh nyawanya. di bawah timbunan salju ia menghangatkan dirinya. puluhan lembar koran dan buku bekas tersumpal di dalam bajunya. hangat. harapan saja. dinginnya salju masih bisa ia tahan dengan tenaganya. tapi dinginnya tatapan orang sekitar tak bisa ia tahan. sekali dua kali ia ingin mecungkil mata mata dingin itu. mungkin dengan menggunakan tusuk gigi akan setidaknya bisa. atau dengan sendok ? atau.. dengan gembok tas ? ia berharap ada yang rela datang suka rela sembari berkata “aku tak butuh mata ini, cabut mata ini dan makan lah”.

O L D / A G E D / R O T T E N //

mereka bilang dengan berjalan kaki kita dapat merelaksasikan pikiran kita. mengurai benang kusut di benak kita atau bahkan mungkin menguras bak pemikiran kita. saya suka quote itu dan saya sering mempraktekkannya. dengan berjalan kaki pikiran saya bisa lebih terbuka dan dapat memahami kejadian kejadian baik ganjil ataupun genap selama saya hidup. tetapi ada kelemahan dari quote ini, mereka tidak bilang kalo jalan kaki itu capek -____-

anyhoo kemarin sabtu saya nganterin pacar saya test UMB (bukan Universitas Mercu Buana ya!) di SMAN 1 Tangerang. saya dulu sempet anti dengan sekolah ini saat saya masih aktif di eskul paskibra. hal ini dikarenakan sekolah saya menganggap sma 1 adalah rival terberat kami dalam perlombaan baris berbaris se-kota Tangerang. tapi itu semua sudah lewat mehehe. kata orang menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. mungkin itu benar tapi ternyata menunggu bisa memaksa kita untuk berpikir. mungkin tidak semua orang yang berpikir demikian tapi setidaknya saya berpikir dan berpendapat demikian. bahwa menunggu hanyalah satu ruang baru yang bisa digunakan untuk anda berpikir tentang semuanya. lagipula saat anda memiliki hape yang batrenya boros apalagi yang bisa anda lakukan selain berpikir ? bagi saya kalo tidak jalan jalan ya mati ditempat dulu. jadi, daripada saya mati di tempat yang mana bisa menarik banyak perhatian ibu ibu disana nantinya, saya lebih memilih jalan jalan. pertama-tama saya jalan jalan ke daerah pasar lama dan saya mengambil beberapa foto sepanjang perjalanan saya itu yang bisa dilihat di http://www.facebook.com/media/set/?set=a.2193619530228.2131381.1539384830 ya (kalo mau liat itu juga sih)

kelar berjalan-jalan tanpa juntrungan yang jelas itu (sebenernya niat awal jalan jalan itu mau nyari makan tapi kok malah jadi moto moto iki piyeeee) saya balik lagi ke sma 1 untuk nengokin pacar saya yang lagi istirahat. istirahatnya hanya setengah jam kasihan sekali -____-  dan ketika bel berbunyi dia pun masuk dan saya kembali tidak jelas juntrungannya.

sedari awal saya sudah berniat untuk makan bubur akhirnya saya mencari kedai bubur ternyata habis dan saya jalan ke kedai selanjutnya tapi dengan rasa takut untuk sakit hati kedua kalinya akhirnya saya memutuskan untuk main saja ke Robinson. seumur umur saya belom pernah ke Robinson meskipun saya suka Robin sidekick-nya batman. saya menuju Mcd karena saya ingin sekali makan paket Panas Reguler yang isinya burger dan kentang goreng itu. Tapi saudara saudara, lagi lagi terjadi kejadian itu. saya salah ngantri lagi saudara saudara -___- saya bukan ngantri di barisan antrian pemesan tapi malah di barisan antrian penunggu pesanan datang. jelas saja saya tidak sampai sampai. tapi biasanya cashiernya itu sudah tau kalo ada yang ngantri duluan tetapi kenapa setiap saya salah ngantri itu cashiernya tidak memanggil saya duluan seperti “silahkan mas disini bisa” atau “sini aja mas” atau “mas sini dooooong” eh oke yang terakhir itu terlalu seduktif hahaha. saat saya salah ngantri, ada ibu ibu yang baru saja datang langsung mengantri di tempat yang benar memesan burger. apa kata cashiernya ? burger baru ada setelah lewat jam 11. setidaknya itu yang saya dengan dan saya kembali dikecewakan oleh apapun itu yang mengecewakan. bubur ayam kandas, burger melengos. akhirnya saya pindah ke antrian yang benar dan memesan menu baru yaitu mcflurry double choco yang harganya itu kalo mau makan di SS sudah dapet telor dadar bakar dan nasi tapi tanpa minum. yah agak agak tidak pantas sih tapi daripada saya hanya memesan mcfloat ? gengsi bermain disini rupanya.

mcflurry sudah di tangan, duit sudah di slot kasir, kembalian sudah di dompet, saya langsung keluar dan mengeksplorasi mall robinson. ternyata mall ini isinya baju baju semuanya dan rupanya saudara saudara tingkatannya ada banyak ! sekitar 4 lantai mungkin saya lupa. di lantai paling atas ada food court dan perut saya kembali menyuruh otak untuk naik ke lantai paling atas untuk nyari makanan. lagi lagi saya dikecewakan oleh apapun itu… cuma ada CFC diatas -___- karena CFC dapat merusak ozon jadinya saya tidak mau beli (padahal beda ya). tapi semua kekecewaan saya hilang setelah saya melihat area bermain seperti timezone itu. kali ini namanya hanya zone. pasti memberi nama itu paling susah ya makanya nama tempatnya cuma ZONE eh atau saya salah lihat ya ? ah lupakan. awalnya saya hanya berkeliling sambil makan mcflurry itu tapi jiwa saya terpanggil untuk membeli 4 koin dan bermain. percaya atau tidak, disana itu rata rata permainannya hanya membutuhkan 2 koin ! itu murah ! dibandingkan amazone dulu yang 3 koin hahaha. awalnya saya main time crisis. tangan kanan saya memegang handgun dan kiri saya memegang mcflurry. sedikit susah ternyata sehingga saya pun mati di ronde ronde awal. ini jarang terjadi pada saya -___- akhirnya saya jalan lagi mengitari tempat itu sambil mencari game FPS apalagi yang hebat dan saya menemukan ghost recon. that’s a cool game ! biasanya game ini membutuhkan 3 koin tapi di ZONE ini hanya perlu 2 koin. oh sangat muraaaaah :D saya bermain game itu dengan riang gembira dan sesekali bergumam sendiri seperti

“bleeeeh”

“dih”

“fuck”

“argh”

“gila nih”

“what the FFFFF ?!!”

setelah bermain total 3 ronde karena saya beli koin lagi, setelah gumaman gumaman itu, dan setelah semua tawa tawa kecil saya saat bermain sendirian itu tiba tiba terlintas di benak saya kata-kata….

“MAHASISWA KOK BEGINI ??”

lalu setelah itu saya baru menyadari bahwa saya sudah berjenggot berkumis, saya sudah tinggi besar, saya sudah 18 tahun, saya sudah berumur, saya sudah agak tua. tapi di area itu saya merasa bahwa saya hanyalah anak kecil berumur 10 tahun. telat sekali saya menyadari penuaan ini -______- mungkin agak menyedihkan kalau ada banyak hal menyenangkan yang belum anda coba saat masih kecil dan sedikit aneh bila anda mencobanya saat dewasa tapi tetap saja setua apapun umur kita, kita tetaplah seorang anak :D